Tutup Program KKN 2022, IAI Al-Hikmah Tuban Adakan Seminar Hasil


Bertempat di Aula Kampus Lantai 3 Gedung A IAI Al-Hikmah Tuban, bertepatan pada tanggal 25 September 2022, telah dilaksanakan acara penutupan Kuliah Kerja Nyata Participatory Action Research (KKN-PAR), yang diselenggarakan oleh Panitia KKN 2022 dan LPPM IAI Al-Hikmah Tuban sebagai penanggung jawab kegiatan.
Dalam kegiatan penutupan KKN tersebut, dihadiri langsung oleh wakil rektor 1 bidang akademik dan kerjasama Ibu Laily Hidayati, S.Psi., M.Psi, Psikolog, turut hadir pula kepala LPPM lama Bapak Dr. Muhammad Aziz, M.H.I., dan kepala LPPM baru Ibu Vita Fitriatul Ulya, S.Pd.I., M.Pd., serta seluruh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN PAR X Tahun 2022.
Acara dibuka oleh master of ceremony yang telah ditunjuk panitia KKN, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya agenda serah terima jabatan dari kepala LPPM lama kepada kepala LPPM baru. Dalam kesempatan itu, sambutan disampaikan oleh Ibu Laily Hidayati, S.Psi., M.Psi, Psikolog,. beliau menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas terlenggaranya KKN tahun ini, berharap melalui kegiatan ini ada hubungan timbal balik menguntungkan antara pihak pemerintah desa mitra KKN dengan pihak kampus. Dengan adanya masalah yang terjadi di desa, program pengabdian mahasiswa ini turut membantu penyelesaian masalah. Sementara itu dengan adanya kerjasama dengan pihak desa, pihak kampus akan lebih giat melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi salah satu tridharma perguruan tinggi.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh kepada LPPM lama Bapak Dr. Muhammad Aziz, M.H.I., sekaligus menyerahkan jabatan baru kepada kepengurusan baru. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia KKN yang telah mengawal pelaksanaan KKN di 7 desa sehingga berjalan dengan lancar. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Bapak/Ibu Dosen Pembimbing Lapangan yang telah mendampingi mahasiswa dalam melaksanakan KKN. Ia juga berharap kepada kepengurusan baru agar dapat mengembangkan program-program LPPM di tahun mendatang.
Ditemui secara terpisah, Kepala LPPM baru Ibu Vita Fitriatul Ulya, S.Pd.I., M.Pd. mengungkapkan bahwa dengan tema yang diusung KKN periode ini “Mahasiswa bersama Masyarakat Desa: Recover Together, Recover Stronger”, ia menilai mahasiswa telah berhasil membawa dampak positif bagi kemajuan desa. Indikatornya adalah dari hasil KKN yang telah dilakukan mahasiswa, diantaranya pendampingan pembuatan pupuk organik, pemberdayaan potensi dalam menumbuhkan UMKM, pelatihan digital marketing dan sebagainya. Kepala LPPM mengapresiasi kerja keras mahasiswa dalam kegiatan KKN PAR selama satu bulan penuh ini.
Acara inti pada penutupan KKN ini adalah seminar hasil yang dipresentasikan oleh perwakilan masing-masing kelompok. Setiap kelompok wajib membuat media presentasi dan menyampaikan hasil KKN kepada hadirin meliputi isu-isu aktual yang ada di desa, potensi desa, masalah desa, proses FGD, hingga aksi yang dilakukan oleh mahasiswa sebagai upaya pengabdian. Dilanjut dengan pemberian apresiasi oleh panitia KKN kepada kelompok terbaik dari berbagai kategori, yaitu laporan akademik terbaik, rilis berita terbaik dan artikel ilmiah terbaik. Bapak Moh. Agus Sifa’, S.E., M.M., selaku ketua KKN tahun ini mengatakan bahwa apresiasi diberikan sebagai wujud penghargaan atas kerja keras dan kreativitas mahasiswa dalam melaksanakan KKN hingga pengumpulan laporan tepat waktu, serta kesesuaian hasil laporan dengan pedoman KKN.
“Adapun output yang diharapkan dari KKN ini adalah artikel masing-masing kelompok, laporan akademik, dan video KKN. Sedangkan outcome nya adalah publikasi. Sampai saat ini sudah ada satu artikel yang diterbitkan di salah satu jurnal nasional dan semoga disusul oleh kelompok yang lain”, imbuh Vita.
Mahasiswa KKN, Fichriatun Fatonah mengatakan bahwa ia sangat berkesan selama mengikuti kegiatan KKN, pengalaman baru ia dapatkan ketika berbaur dengan masyarakat desa. “Saya sangat berterima kasih kepada panitia dan Bapak/Ibu DPL yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk belajar bersama masyarakat, dengan memanfaatkan ilmu pengetahuan, teknologi dan ketrampilan, kami turut membantu dalam mengembangkan kewirausahaan di desa dan kami sangat senang sekali dengan pengalaman yang telah kami dapatkan selama KKN”ujar Fikri, sapaan akrabnya. (vfu)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *