DALAM RANGKA LAKSANAKAN PROGRAM SERTIFIKAT HALAL GRATIS DARI KEMENAG, PK-PPH IAI AL-HIKMAH TUBAN SIAP DAMPINGI UMK YANG URUS SERTIFIKAT HALAL

Setelah resmi terbentuk sebagai Halal Center di Kampus dan mendapat legalitas serta registrasi dari Kementerian Agama RI cq Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Pusat Kajian dan Pendamping Produk Halal IAI Al-Hikmah (PK-PPH IAI Al-Hikmah Tuban) telah siap untuk mendampingi Usaha Mikro dan Kecil yang mengajukan sertifikat halal secara gratis ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

“Sampai saat ini, sumberdaya yang dimiliki oleh PK-PPH IAI Al-Hikmah Tuban sudah siap terjun ke lapangan untuk mendampingi UMK agar mudah dalam mengurus sertifikasi produk halal” hal tersebut sebagaimana dikatakan oleh Direktur PK-PPH IAI Al-Hikmah Tuban. Bahkan sebagai Halal Center yang berada di kampus berbasis Pondok Pesantren Al-Hikmah Singgahan Tuban ini, lembaga yang relatif baru ini sudah memiliki trainer/pelatih yang professional dan beberapa Pendamping PPH yang tersebar di Kabupaten Tuban, Bojonegoro dan Lamongan, sebagai agen dan fasilitator yang dapat mendampingi dan memfasilitasi UMK yang sedang mengurus sertfikat Halal secara gratis.

Dalam rangka melaksanakan tugasnya sebagai lembaga pendamping produk halal, PK-PPH IAI Al-Hikmah Tuban sudah menyiapkan koordinator pendamping di tiga Kabupaten tersebut diatas, yaitu; Koordinator Pendamping  PPH Kabupten Tuban & Lamongan, Moh. Agus Sifa’ SE., MM, Telp. 085895001013), Koordinator Pendamping PPH Kabupaten Tuban & Tuban Selatan, Kumbi Hartono, S.Sy, Telp. 082113320387, Koordinator Pendamping PPH Kabupaten Bojonegoro: Tatang Aulia Rahman, M.Pd, Telp. 082143212347.  

Selain melakukan penyebaran pendamping yang terkoodinir diberbagai daerah tersebut, PK-PPH IAI Al-Hikmah Tuban juga telah menyipakan pelatihan pendamping PPH yang meliputi mahasiswa dan umum. Untuk pelatihan kategori mahasiswa, rencananya akan dikalaksanakan pada bulan Juni 2022 di Gedung A IAI Al-Hikmah Tuban dengan melibatkan unsur internal mahasiswa dan dosen IAI Al-Hikmah Tuban.

Secara regulasi, mandat UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal dan UU Cipta Kerja tahun 2020 antara lain, semua produk yang beredar dan diperdagangkan di Negara Indonesia wajib bersertifikat halal. Dalam rangka mempersiapkan penahapan mandatory sertifikasi halal yang untuk produk makan dan minuman dimulai tahun 2024, maka produk yang berkategori UMK diberi fasilitas grastis dalam pengajuan sertifikat halal, tentunya dengan skema dan syarat-syarat yang memungkinkan. Pendampingan produk yang akan mengajukan sertifikasi halal ini bertujuan memudahkan dan membantu UMK yang kategori mikro dan kecil, sehingga mereka dalam mengajukan dan mengurus syarat-syarat sertifikasi halal tidak terbebani dan mendapat kemudahan, dengan adanya fasilitasi dari lembaga pendamping dari Halal Center di kampus atau Halal Center di Organisasi Masyarakat Islam.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.