LPPM IAI Al-Hikmah Tuban Rilis Penerima Bantuan Penelitian & PKM (Dosen dan Mahasiswa) Tahun 2022

Setelah melalui proses panjang seleksi proposal, IAI Al-Hikmah Tuban melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat  mengeluarkan pengumuman penetapan penerima dana bantuan kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat tahun anggaran 2022.

Mengenai hal itu, Muhammad Aziz, selaku Ketua LPPM meyampaikan selamat kepada para penerima. Kami menyampaikan selamat dan apresiasi kepada para dosen dan mahasiswa yang ditetapkan sebagai penerima dana bantuan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, demikian disampaikan dosen Fakultas Syariah tersebut.

Ketua LPPM IAI Al-Hikmah Tuban berharap agar para dosen dan mahasiswa yang menerima dana bantuan mampu memanfaatkan dengan baik dan dapat mempertanggungjawabkannya dengan benar. Dana bantuan yang diberikan kampus diharapkan mampu meningkatkan kualitas dosen dan mahasiswa dalam penguatan tradisi akademik di lingkungan akademik kampus serta dapat mengembangkan diri bidang pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, penerima juga harus memberikan pertanggungjawaban dari laporan akademik, keuangan dan artikel publikasi di jurnal, sebagai out put dan out come dari kegiatan ini.

Sebagai tambahan dia mengatakan bahwa proses seleksi untuk menentukan penerima bantuan harus melalui beberapa tahapan. LPPM IAI Al-Hikmah Tuban menyeleksi proposal secara berlapis melalui beberapa tahapan di antaranya seleksi administratif, seleksi akademik, dan presentasi proposal (opsional). Karena itu, butuh waktu untuk memfinalisasi penerima bantuan, ungkapnya secara menyakinkan.

Untuk memaksimalkan hasil penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dia meminta kepada semua penerima bantuan untuk segera memulai proses penelitian dan pengabdian sambil menunggu proses pencairan. Penerima dana bantuan agar segera melaksanakan tahapan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat selanjutnya, meski dana bantuan belum dicairkan, demikian harapnya. Paling akhir dua bulan mendatang, semoga sudah bisa dicairkan, jelas Ketua LPPM ini.

Secara teknis ia menjelaskan bahwa proses pencairan akan dilaksanakan melalui dua tahap. Pencairan dana bantuan akan dilaksanakan melalui dua tahap. Pencairan tahap pertama sebesar 50% dan 50% pada tahap kedua. Kemudian, pada saat evaluasi pertengahan tersebut, laporan keuangan harus diserahkan, ujarnya. Dia juga menegaskan bahwa peserta yang tidak menyerahkan laporan, pencairan tahap kedua akan tertunda atau memungkinkan dibatalkan dan nama peneliti (dosen & mahasiswa) akan masuk black list.

Lampiran pengumuman Penerimaan Bantuan Penelitian & PKM (Dosen dan Mahasiswa) Tahun 2022 dapat diunduh pada link dibawah ini :

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.