Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 03 April 2021 nanti, Unit Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) IAI Al Hikmah Tuban akan menyelenggarakan seminar dengan tema “Mitos Kecantikan dan Eksploitasi Perempuan”. Seminar ini diadakan sebagai wujud respon unit PSGA dalam menyikapi problem sosial terkait perempuan. Isu-isu kesenjangan dan ketimpangan antara laki-laki dan  perempuan serta bentuk ketidakadilan gender telah mengakar sepanjang sejarah kemanusiaan. Termasuk kecantikan perempuan yang telah menjadi problem deskriminasi dan eksploitasi sejak zaman pra Islam hingga sekarang.

PSGA IAI Al Hikmah Tuban sebagai pusat kajian yang berperspektif Islam dan sesuai dengan falsafah pancasila, berupaya dalam mewujudkan masyarakat adil gender.  “Melalui seminar ini diharapkan nanti masyarakat akan lebih bijak dalam memaknai gender, bahwa perempuan bukan merupakan objek, namun juga sebagai subjek kehidupan secara penuh” tutur Vita, Ketua PSGA IAI Al Hikmah Tuban ketika ditanya tentang tujuan dan maksud seminar gender ini diadakan. “Seminar ini akan diadakan secara offline bertempat di Aula Lantai 3 Kampus IAI Al Hikmah Tuban. Seluruh peserta seminar akan dihimbau senantiasa menjaga protokal Kesehatan 5M yaitu memakai masker, menjaga jarak, memakai hand sanitizer, mencuci tangan dan menjaga kebersihan.” imbuhnya.

Seminar gender ini akan disampaikan langsung oleh pakar gender, yaitu Prof. Dr. Hj. Mufidah Cholil, M.Ag. Beliau merupakan seorang guru besar bidang sosiologi hukum Islam UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Pemateri akan didampingi oleh Dr. Muhammad Aziz, M.H.I selaku moderator yang juga menjabat sebagai Kepala LPPM IAI Al Hikmah Tuban. Seminar ini terbuka untuk para akademisi di perguruan tinggi, pemerhati gender, organisatoris, LSM dan masyarakat secara umum. Kegiatan ini mendapat support penuh dari rektor IAI Al Hikmah Tuban, cand (Dr) Hj. Nurotun Mumtahanah, M. Pd.I. Beliau menuturkan bahwa melalui PSGA IAI Al Hikmah Tuban akan menjadikan kampus IAI Al Hikmah Tuban sebagai Perguruan Tinggi Responsif Gender (PTRG).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *