Tepat pada Rabu, 31 Maret 2021 Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah Institut Agama Islam Al Hikmah Tuban menyelenggarakan acara pengembangan entrepreneurship yang diadopsi dari Kurikulum prodi PGMI sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Acara ini merupakan tindak lanjut dari mata kuliah Entrepreneurship, sehingga mahasiswa dapat memperoleh bekal knowledge  sekaligus skill yang matang, guna menyiapkan diri di masa mendatang.

Acara workshop ini mendatangkan narasumber bernama Qurrotul Uyun, S.Sos, beliau adalah Kepala Cabang Airlangga Education Center Bojonegoro. Jejak karir beliau bermula di tahun 2018 sebagai manager marketing Airlangga Education Bojonegoro. Kemudian di tahun 2019-sekarang menjabat sebagai Branch Manager Airlangga Education Bojonegoro.

Tujuan diselenggarakan acara workshop ini adalah untuk mengasah dan meningkatkan pengetahuan, keterampilan umum, sekaligus keterampilan khusus mahasiswa dalam bidang pengembangan bisnis dalam bidang pendidikan (jasa bimbingan belajar). Hal ini menjadi salah satu poin yang akan terdokumentasikan dalam Surat Keterangan Pendamping Ijasah (SKPI) mahasiswa. SKPI merupakan dokumen yang menyatakan kemampuan kerja, penguasaaan pengetahuan, sikap dan moral mahasiswa. Mulai tahun 2021 mahasiswa lulusan IAI Al Hikmah Tuban, akan mendapatkan tiga dokumen, antara lain Ijasah, Transkip Nilai, dan SKPI.

Peserta yang mengikuti acara ini berasal dari Prodi PGMI, dan Prodi lain yang ada di IAI Al Hikmah Tuban. Jumlah peserta mencapai 110 mahasiswa, terdiri dari mahasiswa laki-laki dan perempuan.

Acara dimulai pukul 09.00 -13.00 WIB, bertempat di Gedung A Aula Lantai 3 IAI Al Hikmah Tuban. Acara ini dihadiri oleh beberapa pejabat struktural yang mengisi sambutan adalah Dekan Fakultas Tarbiyah (FT), Bapak Dr. Mujib Ridlwan, S.Ag., MA., M.Si, Dekan FT Ibu Siti Fatimah, S.Pd.I., M.Pd.I, Kaprodi PGMI Ibu Zulfatun Anisah, M.Pd., dan beberapa dosen tetap PGMI, yaitu Ibu Vita Fitriatul Ulya, S.Pd.I., M.Pd. dan Ibu Adhiesta Kurnia Fikri, M.Pd. Hasil dari kegiatan ini adalah mahasiswa dapat memahami bahwa bimbingan belajar merupakan bisnis dalam bidang jasa Pendidikan. Mahasiswa dapat memilih jenis bimbel, diantaranya a) bimbel supercamp, 2) bimbel konvensional, 3) kursus online, 4) guru privat, 5) bimbel online. Melalui pemilihan bisnis model bimbel mahasiswa juga turut menjadi agent of change sekaligus pembisnis yang turut mencerdaskan generasi mileneal saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *