Mahasiswa KKN-PAR IAI Al Hikmah Tuban Berpartisipasi dalam  Pelaksanaan Skrining PTM (Penyakit Tidak Menular) Posbindu oleh OUBF Puskesmas Bangilan kepada Warga Dusun Mundri Desa Sidodadi 

Rabu, 18 Agustus 2022. Mahasiswa KKN-PAR IAI Al Hikmah Tuban Desa Sidodadi ikut serta berpartisipasi dalam pelasanaan POSBINDU PTM (Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular). POSBINDU adalah kegiatan monitoring dan deteksi dini factor resiko PTM terintegrasi (Penyakit jantung, diabetes, penyakit paru, asma, dan kanker) serta gangguan akibat kecelakaan dan tindakan kekerasan dalam rumah tangga yang dikelola oleh masyarakat melalui pembinaan terpadu.

Tujuan Posbindu PTM adalah meningkatkan peran masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor resiko PTM. Melalui Posbindu PTM dapat dilakukan pencegahan faktor resiko PTM di masyarakat dapat ditekan. Sasaran utama adalah kelompok masyarakat sehat, beresiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun keatas. Posbindu PTM juga bertujuan untuk mengontrol dan menjaga kesehatan secara optimal baik dengan upaya preventif seperti penyuluhan dan kuratif melalui system rujukan posbindu PTM ke Puskesmas.

Kegiatan POSBINDU ini dimulai pada pukul 09.00 WIB yang bertempat di dusun Mundri desa Sidodadi Kecamatan Bangilan kabupaten Tuban. Tepatnya di  kediaman  bapak Abdullah yang dipandu langsung oleh Bidan Karti dan beberapa pegawai puskesmas. Kegiatan ini ditujukan untuk masyarakat Dusun Mundri mulai umur 15 tahun sampai lansia. Posbindu PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM utama yang dilaksanakan secara terpadu,rutin dan periodik. Faktor risiko penyakit tidak menular (PTM) meliputi merokok, konsumsi minuman beralkohol, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stres, hipertensi, hiperglikem, hiperkolerterol. Prosedur pemeriksaan. POSBINDU dapat dilakukan dengan daftar kepada kader dengan syarat menyerahkan foto copy KTP atau Kartu Keluarga. Kemudian Pemeriksaan dimulai dari penimbangan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, tensi darah, dan cek gula. Selain itu bagi warga yang memiliki riwayat batuk, magh, dan sesak nafas disarankan untuk berkonsultasi dengan salah satu pegawai Bidan yaitu bidan Karti.

Dengan melaksanakan tes kesehatan secara berkala diharapakan warga masyarakat Dusun Mundri aman dari berbagai penyakit. Antusias yang sangat tinggi dari masyarakat hingga akhir acara tercatat sekitar 70 warga yang meluangkan waktunya hadir dalam cek kesehatan pada hari ini. Dalam POSBINDU yang telah terlaksana dapat kita simpulkan bahwa terdapat sekitar 10 warga yang memiliki gula darah tinggi, 5 warga dengan tensi darah tinggi, 10 warga sering merasakan kepala pusing, untuk warga yang lain alhamdulillah memiliki kesehatan tubuh yang baik.

Harapannya dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat di desa atau kelurahan lainnya agar berperilaku cerdik. Sementara itu, Salah satu warga yang sedang berobat, mengatakan adanya Posbindu sangat membantu, khususnya bagi warga yang kurang kesadaranya dalam hal kesehatan dan bertempat tinggal jauh dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). “Posbindu sangat membantu kami untuk berobat maupun menjaga kesehatan,” katanya. Ia berharap keberadaan Posbindu bisa menanggulangi beberapa penyakit yang ada di masyarakat. Menurutnya, seringkali warga tidak mengetahui jika mengidap penyakit tertentu. “Untuk itu, dengan adanya Posbindu warga dapat megetahui dan menanggulangi agar tidak menjadi parah,” tandasnya.

Kegiatan POSBINDU ini dilakukan setiap satu bulan sekali sehingga bagi warga yang rutin berperiksa diberikan buku catatan kesehatan untuk melihat naik turunnya kesehatan tubuh. Dengan harapan, POSBINDU ini mengurangi berbagai macam penyakit khususnya bagi warga lansia maupun warga yang lainya. Kegiatan ini diakhiri dengan pengecekan kesehatan perangkat desa Sidodadi di balai desa yang diikuti 12 perangkat desa. POSBINDU selesai pada pukul 13.30 WIB.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.